Memberdayakan Anda Untuk Mendengar Lebih Jernih

Perangkat Bantu Mendengar (Assistive Listening Device)

Jika Anda mengalami gangguan pendengaran, Anda akan menyadari betapa pentingnya alat bantu dengar (ABD) dalam komunikasi sehari-harinya. Namun, masih ada banyak situasi pendengaran tertentu lainnya di mana ABD tidak dapat berfungsi sebaik pendengaran normal kita, seperti saat menonton televisi atau menghadiri rapat.

Assistive Listening Device (ALD) adalah perangkat pelengkap alat bantu dengar yang sering digambarkan sebagai “teropong untuk telinga”, karena alat ini memperluas jangkauan dan meningkatkan efektifitas alat bantu dengar Anda. Perangkat ini juga sangat bermanfaat kalo pengguna ABD memerlukan mendengarkan pidato dari jarak jauh, atau mendengar alarm berbunyi saat pagi hari.

Mengapa Assistive Listening Device Dibutuhkan?

Menurut riset, mereka yang punya gangguan pendengaran pada umumnya membutuhkan volume (rasio sinyal berbanding kebisingan) tambahan sebanyak 15 – 25 dB untuk mencapai tingkat pemahaman yang sama dengan orang-orang dengan pendengaran normal. ALD memberdayakan pengguna ABD untuk mendengar lebih jelas tanpa harus peningkatan volume pembicara. Sebagian besar ALD dapat berfungsi dengan semua merk alat bantu dengar. Bahkan, ada juga alat yang dapat digunakan tersendiri walaupun Anda belum memakai alat bantu dengar.

Perangkat Pendengaran @ SOUNDLIFE

Mengapa Assistive Listening Device Dibutuhkan?

Menurut riset, mereka yang punya gangguan pendengaran pada umumnya membutuhkan volume (rasio sinyal berbanding kebisingan) tambahan sebanyak 15 – 25 dB untuk mencapai tingkat pemahaman yang sama dengan orang-orang dengan pendengaran normal. ALD memberdayakan pengguna ABD untuk mendengar lebih jelas tanpa harus peningkatan volume pembicara. Sebagian besar ALD dapat berfungsi dengan semua merk alat bantu dengar. Bahkan, ada juga alat yang dapat digunakan tersendiri walaupun Anda belum memakai alat bantu dengar.

Apakah Assistive Listening Device Dapat Digunakan oleh Tunarungu?

Assistive listening device dapat digunakan oleh orang-orang yang mengalami gangguan pendengaran dari yang ringan sampai yang sangat berat, termasuk pengguna alat bantu pendengaran dan cochlear implant, juga para konsumen tuna rungu.

Mengapa Banyak Orang Menggunakan Assistive Listening Device?

ALD dapat membantu mengatasi tantangan pendengaran dengan tiga cara:

  • Mengurangi suara kebisingan agar percakapan didengar lebih jelas
  • Memperjelas suara pembicara terlepas dari jarak untuk orang dengan gangguan pendengaran
  • Meminimalisir akustik buruk, seperti gema

Banyak orang menggunakan assistive listening device di tempat-tempat hiburan, kerja dan pendidikan, serta untuk keperluan pribadi dan rumah tangga.

Jenis-Jenis Teknologi Assistive Listening Device

Empat teknologi assistive listening device yang paling sering digunakan adalah putaran induksi audio, Bluetooth, inframerah dan frekuensi radio. Setiap protokol memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, dengan kecocokan yang berbeda dengan aplikasi tertentu.

  • ALD Dengan Teknologi Bluetooth
    Teknologi Bluetooth adalah inovasi termutakhir bagi para pengguna alat bantu dengar. Teknologi ini memungkinkan dua perangkat elektronik, seperti telepon genggam dan alat bantu dengar dengan Bluetooth untuk terhubung secara audio satu dengan yang lainnya. Jangkauannya terbatas, sekitar 20 kaki (6 meter), tetapi berkurangnya gangguan dan sambungan yang aman akan teknologi hands-free nyaman ini mengalahkan kekurangan-kekurangannya. Selain itu, penggunaan satu alat penghubung memungkinkan pengguna untuk menghubungkan beberapa perangkat secara bergantian, mulai dari telepon genggam hingga tablet dan iPod. Beberapa tahun belakangan, kebanyakan produsen telah menggunakan teknologi Bluetooth ke dalam produk alat bantu dengar premium yang mereka hasilkan.
  • ALD Dengan Teknologi Inframerah
    ALD berbasiskan Inframerah adalah ALD dengan teknologi yang mempergunakan teknologi berbasiskan cahaya. Teknologi ini menjamin privasi karena cahaya tidak menembus dinding. ALD ini adalah pilihan tepat untuk situasi tertentu, seperti proses pengadilan yang membutuhkan kerahasiaan.
  • ALD Dengan Teknologi Putaran Induksi Audio
    ALD putaran induksi Audio mempergunakan medan elektromagnetik untuk menyampaikan suara. Karena kebanyakan alat bantu dengar dilengkapi dengan fungsi telecoil, ALD ini memberikan kenyamanan bagi pengguna alat bantu dengar atau cochlear implant untuk mendengar suara-suara tanpa penerima yang dikenakan di tubuh. ALD berbasis putaran juga dapat digunakan oleh orang-orang yang tidak menggunakan alat bantu dengar melalui headphone dan penerima putaran induksi audio.
    ALD Dengan Teknologi Frekuensi Radio
    ALD yang menggunakan teknologi pemancaran frekuensi radio, seperti sistem FM sering digunakan dalam pengaturan pendidikan. ALD ini memberikan keleluasaan dan keluwesan yang dapat digunakan dengan alat pemancar portable yang dikenakan di tubuh. Beberapa sistem FM terbaru menggunakan penerima yang telah diperkecil sehingga dapat dimasukkan ke dalam alat bantu dengar melalui “audioshoe.”

Seberapa Lazim Assistive Listening Device?

Di banyak negara seluruh dunia, telah diatur undang-undang yang menyatakan bahwa ALD dibutuhkan secara hukum di tempat-tempat umum. Hal ini dilaksanakan untuk mendorong mereka yang tunarungu dalam masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendengar semua suara dengan jernih selayaknya orang-orang dengan pendengaran normal. Inilah sebabnya sistem ALD banyak terdapat di tempat-tempat umum seperti bioskop, gedung-gedung pertunjukan kesenian dan ruang-ruang kelas umum. Contoh-contoh perundang-undangan ini dapat ditemui dalam Pedoman Teknis Bangunan dan hukum anti-diskriminasi, seperti Hukum Americans with Disabilities Act 2008, Hukum Australia’s Disability Discrimination Act and Kesetaraan Inggris Raya (UK Equality) 2010.